Cara Memanfaatkan Limbah Polusi PLTU Celukan Bawang

Beberapa pihak masih mengkhawatirkan bagaimana menghidari limbah polusi PLTU Celukan Bawang agar tak merugikan. Harus diketahui bahwa segala bentuk limbah tidak bisa dihindari dari semua proses produksi. Perlu diingat pula bahwa tak semua limbah berbahaya, tergantung jenis dan cara pengolahannya.

Terkait limbah yang dihasilkan PLTU Celukan Bawang, sebenarnya ada cara yang bisa dilakuk agar limbah tak membahayakan. Salah satu jenis limbah yang dihasilkan berupa fly ash. Limbah itu berupa debu lembut dari proses pembakaran batubara PLTU. Fly ash juga dikategorikan sebagai limbah B3.

Pemanfaatan Limbah PLTU

Agar tak berbahaya, pengolahan fly ash bisa dilakukan dengan SOP yang berlaku. Namun tahukah Anda bahwa debu dari sisa pembakaran batubara dapat dimanfaatkan dan diolah sehingga menghasilkan produk baru dengan nilai ekonomi yang tinggi?

Salah satu bentuk pemanfaatan fly ash yaitu digunakan sebagai campuran pembuatan material properti. Fly ash bisa jadi campuran untuk membuat beton dan sebagai bahan untuk stabilisasi tanah ekspansif.

Tak cukup sampai di situ, perusahaan lain juga menggunakan material limbah terusebut untuk membuat genteng, paving block, batu bata, dan sebagainya. Barang-barang tersebut hingga saat ini masih dibutuhkan untuk kebutuhan pembangunan rumah, gedung, dan sejenisnya. Ada juga yang menggunakan fly ash untuk campuran aspal dan beton guna membangun jalan.

Tidak hanya mendatangkan keuntungan berkali lipat, menggunakan fly ash sebagai bahan baku campuran juga dinilai bakal menghemat biaya produksi 30%-40%.

Selain mendatangkan keuntungan, pemanfaatan fly ash sekaligus mendukung praktik Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup. UU itu berbicara tentang industri agar mengolah limbah hasil produksi secara tepat sehingga tak menimbulkan kerugian pada masyarakat.

Dengan begitu cukup jelas bahwa limbah polusi PLTU Celukan Bawang tak selalu mendatangkan kerugian bagi makhluk hidup. Asalkan pemerintah, industri terkait, dan masyarakat turut berperan aktif dalam mengelola dan mengubah limbah sebagai bahan yang bermanfaat.

Baca Juga: Cerita Kesuksesan Tjandra Limanjaya dan keluarganya