Kaltim Berbenah Kembangkan Destinasi Wisata

Selain kaya akan hasil tambang yang melimpah, Kalimantan Timur ternyata juga memiliki potensi destinasia wisata yang unik dan tak kalah dengan daerah lain di Indonesia.

Beberapa destinasi wisata di Kalimantan Timur diantaranya Maratua, Bukti Soeharto, Desa Mancong Kutai, Sungai Mahakam. Pulau Kumala Tenggarong sampai pulau yang terkenal yaitu Pulau Sangkali Derawan.

Kalimantan Timur sendiri memiliki potensi wisata yang lengkap mulai dari wisata alam, bahari hingga wisata adat daerah. Hal ini haruslah menjadi salah satu potensi yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak pendapatan daerah dan juga mendongkrak kunjungan wisatawan baik asing maupun lokal.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman menyebutkan bahwa sesungguhnya perencanaan yang detail mulai dari pemasaran, pengembangan sumber daya alam, sampai dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Dari sisi aksestabilitas, Kalimantan Timur punya bandara Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Sepinggan. Pada 5 tahun terakhir, rata-rata jumlah penumpang Bandara SAMS Sepinggan tumbuh 2,5%. Sepanjang 2017, bandara itu sudah melayani 7,43 Juta penumpang.

Total frekuensi pergerakan pesawat mencapai 67.000. Selain transportasi manusia, layanan kargo rata-rata di 5 tahun terakhir pun tumbuh 1,4%. Hanya saja, pergerakan pesawat kargo minus 1,2 persen.

Menanggapi potensi wisata yang ada di Kalimantan Timur, Kementerian Pariwisata akan menggelar Bimbingan Teknis soal Peningkatan Tata Kelola Destinasi Melalui Ekowisata Kota Samarinda pada 7 Agustus. Moment ini menjadi tahapan pertama untuk langkah kedepan yang lebih baik.

Dikesempatan yang lain, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan daerah terus mengembangan potensi pariwisata yang dimilikinya. Apalagi, katanya, penghasil devisa utama bakal terjadi di sektor Pariwisata pada 2019.

“Pemerintah daerah harus aktif mengembangkan potensi pariwisatanya. Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebab, kalau sektor pariwisata naik imbasnya cukup besar terhadap perekonomian daerah,” tuturnya.

Pengembangan wisata sebagai salah satu potensi daerah yang harus dikembangkan disetiap daerah memang setidaknya melalui perencanaan yang baik dan benar. Semua elemen harus terkait agar pengembangan bisa maksimal dan sesuai dengan tujuan bersama.