• Home »
  • Energi »
  • PLTB Sidrap Jadi Model Pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia

PLTB Sidrap Jadi Model Pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia

Pengembangan Energi Terbarukan memang menjadi konsen pemerintah Indonesia di era Presiden Joko Widodo. Baru-baru ini Presiden Jokowi baru saja meresmikan PTLB Sidrap di Desa Lainuangan, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, Senin (3/7) yang masuk dalam salah satu kategori Energi Terbarukan.

Indonesia memang menjadi salah satu negara yang memiliki pasokan energi terbarukan yang melimpah, beberapa energi tersebut seperti geotermal atau panas bumi, matahari angin dan air, menjadi jenis-jenis EBT yang akan dikembangkan karena potensinya yang sangat besar. Khususnya untuk Indonesia bagian selatan, Jawa bagian selatan hingga timur.

Presiden Jokowi berharap potensi ini bisa digarap dengan bijak dan optimal. Pembakit listrik dengan memanfaatkan energy terbarukan seperti PLTB Sidrap harus terus didorong dan dikembangkan kedepannya.

“Tidak hanya di Kabupaten Sidrap saja, tetapi sudah dikerjakan dan selesai 80% di PLTB Kabupaten Jeneponto. Selain itu juga dikerjakan di Kabupaten Tanah Laut, dan akan dimulai segera di PLTB di Jawa Barat Kabupaten Sukabumi,” ungkap Jokowi.

Melalui keberhasilan pembangunan ini, Jokowi optimistis, target mewujudkan bauran energi primer Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025 dapat tercapai. Apalagi, Indonesia juga memiliki potensi lain yang cukup besar seperti panas bumi, energi surya dan air.

Selain itu Menteri ESDM Ignasius  Jonan menambahkan, dengan hadirnya PLTB Sidrap bisa mengaliri listrik sebanyak 150.000 untuk rumah tangga dengan dengan 450 KVA. PLTB dibangun 2,5 tahun dengan harga dasar diawal 11,3 sen per Kwh.

“Ini merupakan komitmen kami mengejar baur energi baru terbarukan hingga 23%, meski saat ini masih mencaai 14%,” katanya.

Dalam laporannya terkait pembangunan proyek PLTB ini, Jonan menuturkan, penyelesaian PLTB Sidrap dilakukan dalam waktu 2,5 tahun. Terhitung sejak Agustus 2015 sampai Maret 2018 dan telah beroperasi akhir Maret 2018 lalu.

“Ada sebanyak 30 kincir angin yang masing-masing menggerakkan turbin berkapasitas 2,5 MW. PLTB Sidrap I dapat mengaliri lebih dari 70.000 pelanggan listrik dengan daya 900 Volt Ampere (VA),” terang Jonan.

Bersamaan dengan peresmian PLTB Sidrap, Presiden Jokowi juga sejatinya meresmikan dua proyek infrastruktur ketenagalistrikan dan tiga groundbreaking proyek ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi lainnya.