PLTU Celukan Bawang Akan Latih Tenaga Kerja Lokal

PT General Energy Bali (GEB) melalui Direktur utama Haji Abdul Djalil memberikan pernyataan bahwa PT GEB sebagai mitra kerja dari PLTU Celukan Bawang akan segera melakukan pelatihan kerja kepada tenaga kerja lokal untuk memperkuat dominasi pekerja lokal di PLTU Celukan Bawang.
Direktur utama PT General Energy Bali Haji Abdul Djalil menyebut langkah ini merupakan bentuk konsekuensi perusahaan sebagai satu-satunya investor atau mitra kerja PLTU Celukan Bawang yang berasal dari Indonesia.

Pelatihan nantinya berupa pengenalan dan pengoperasian alat produksi yang berada di PLTU Celukan Bawang. Dalam pelatihan ini memang masih akan dipandu oleh tenaga kerja asing dari Tiongkok dikarenakan bahasa yang tertera di alat masih menggunakan bahasa mandarin, hal ini untuk memudahkan tenaga kerja lokal mengerti dengan menggunakan bahasa Indonesia.
Keadaan ini juga diiyakan oleh Manager Affair PT General Energy Bali (GEB), I Putu Singyen bahwa pelatihan saat ini masih harus mengikutsertakan tenaga kerja asal Tiongkok.
“Kondisi ini terjadi karena peralatan yang ada di PLTU berasal dari negara Tiongkok. Sehingga, sistem pengoperasiannya saat ini masih diambil oleh tenaga Tiongkok. Apalagi bahasa dan pengoperasian yang tertulis pada alat tersebut menggunakan bahasa mandarin,” kata Singyen, di Celukan Bawang, Buleleng, Bali.

Yang jelas untuk permasalahan selama ini yang digembor-gemborkan bahwa TKA lebih dominan bekerja di PLTU Celukan Bawang memang harus diselesaikan secara bertahap. Salah satu faktor yang harus dimengerti adalah hal semacam ini dan pihak PT General Energy Bali (GEB) harus menyikapi secara bijak.

Namun Direktur PT General Energy Bali menyebutkan bahwa nantinya penyesuaian akan terus dilakukan dan menjamin bahwa perekrutan tenaga kerja lokal akan terus dilakukan sebagai kensekuensi perusahaan. Untuk proses perekrutan tenaga kerja lokal nantinya harus sesuai dengan SOP dan melalui pelatihan agar nantinya tenaga kerja lokal yang bekerja di PLTU Celukan Bawang akan mampu mengikuti dan mampu mengoperasikan alat secara baik dan benar sesuai dengan teknologi yang digunakan.