Pembiayaan Efisiensi Energi Nasional: BSI Gandeng BASE Dukung Proyek Energi Hijau di Indonesia

BSI dan BASE menandatangani kerja sama untuk memperluas pembiayaan efisiensi energi nasional, mendukung proyek-proyek energi hijau di Indonesia dan transisi menuju ekonomi rendah karbon. (Antaranews.com)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kini semakin berkomitmen dalam mendukung pembiayaan efisiensi energi nasional dengan menjalin kerja sama strategis bersama Basel Agency for Sustainable Energy (BASE). Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan proyek efisiensi energi (EE) di Indonesia dengan pendekatan model de-risking.

Melalui kerja sama ini, BSI dan BASE berupaya memberikan solusi pembiayaan yang lebih aman dan efisien bagi proyek-proyek energi hijau yang dapat mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup penerapan kontrak standar, validasi teknis independen, serta perlindungan asuransi performa atau surety bond. Salah satu aspek utama dalam proyek ini adalah penerapan model Energy Savings Insurance (ESI) yang diharapkan menjadi acuan penting dalam pengembangan produk pembiayaan hijau di masa depan.

BSI Luncurkan Model Pembiayaan Hijau dengan BASE untuk Efisiensi Energi di Indonesia

Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mendukung Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.

Dengan memperkenalkan skema ESI, BSI berharap dapat mempercepat implementasi transisi ekonomi rendah karbon yang sejalan dengan agenda keberlanjutan yang telah dijalankan oleh pemerintah Indonesia.

BSI juga mencatatkan keberhasilan dalam portofolio pembiayaan berkelanjutan, yang mencapai 24,60% dari total pembiayaan yang disalurkan, dengan nilai mencapai Rp73,16 triliun per September 2025.

Selain itu, BSI telah meluncurkan Sukuk Sustainability dalam dua tahap pada tahun 2024 dan 2025, masing-masing sebesar Rp3 triliun dan Rp5 triliun, sebagai bagian dari upaya mendukung proyek-proyek yang berfokus pada keberlanjutan.

Kerja sama antara BSI dan BASE merupakan langkah penting dalam mendorong pembiayaan efisiensi energi nasional di Indonesia. Dengan penerapan model de-risking dan Energy Savings Insurance (ESI), kedua pihak berkomitmen untuk memberikan akses yang lebih luas terhadap pembiayaan proyek-proyek energi hijau.

Hal itu juga sejalan dengan upaya Indonesia mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060, serta mendukung prinsip keberlanjutan dalam seluruh aktivitas bisnis BSI.

Demikian informasi seputar pembiayaan efisiensi energi nasional. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Sahabatsinergi.Com.

You may also like...